5.03.2014

FOCUS DAN TUNTAS

oleh : bung hatta 

Pada kesempatan rapat akhir tahun yang dilakukan oleh HIC Group di Makassar, yang di hadiri oleh seluruh perusahaan anak seperti yang bergerak di bidang Perhotelan, Agribisnis, Konstruksi, Real Estate, Travel, Radar Tehnologi, dan beberapa perusahaan media. Rapat kali ini cukup serius dimana Direktur Utama HIC (Holding) menekankan pada kita untuk membuat program kerja secara terukur dan terarah sehingga bisa mencapai target Revenue yang di harapkan, makanya tema rapat tersebut "Focus dan Tuntas". Kenapa tema rapat tersebut "focus dan tuntas" ?????
Setelah laporan keungan di presentasekan oleh tim keuangan Holding ternyata kinerja perusahaan anak rata - rata menurun kinerjanya. Ada perusahaan yang naiknya tidak terlalu signifikan, ada yang turun drastis dan ada juga yang merugi sehingga perusahaan yang merugi tersebut selalu di subsidi dan kita ibaratkan perusahaan yang merugi itu adalah seperti anak sapi dewasa yang ingin terus di susui oleh ibunya, apakah ini akan  di biarkan......???? Tentu jawabanya TIDAK. Dan apa solusinya?

Kita mengadakan rapat selama 3 hari berturut turut yang dilaksanakan dari pagi sampai malam hari dan kita telah membentuk rapat komisi untuk mencarikan solusi terkait masalah yang di hadapi oleh masing masing perusahaan anak, maka yang Pertama di buat adalah bisnis plan, bisnis plan ini penting kita lakukan karena perencanaan bisnis merencanakan kondisi bisnis saat ini dan  menentukan arah bisnis ke depan, dengan menginstruksikan perusahaan anak dengan membuat visi dan misi perusahaan sehingga tercipta persamaan pandangan dari masing masing direksi dan manajemen. Kedua adalah kita membuat segementasi market. Segementasi market ini di buat dengan mempertimbangkan kompetitor. Kita tidak harus ikut dengan pola yang dilakukan oleh pesaing kita, namun tetap mempertimbangkan dengan cara menganalisa dan mengambil kesimpulan terkait market segmen yang akan kita ambil.. Hal ini kita ibaratkan dengan pemain bola dimana masing masing tim mempunyai strategi tersendiri untuk memenangkan kompetisi.  coba kita bayangkan kalau kedua tim mempunyai strategi yang sama maka hasilnya mungkin drow / seri, dan juga terkadang pemain bola jika ingin bertanding dengan tim yang kuat, maka dia akan mempelajarinya dengan menonton pertandingan tim lawannya tersebut sehingga dapat menentukan strategi yang akan di pakai. Begitupula halnya dalam menentukan strategi market yang akan kita lakukan, kita harus menentukan strategi market segmen dengan menganalisa strtegi pesaing kita, kita tidak harus memainkan irama yang sama.  Ketiga yang kita lakukan adalah membuat target dan program kerja yang betul - betul bisa kita laksanakan secara terukur dan terarah, hal ini dengan mengukur kemampuan kita, jangan membuat target dan program kerja yang bagus untuk memperlihatkan ke pemimpin kita bahwa target dan program kerja kita "hebat" namun begitu implementasinya ternyata tidak bisa mencapai target tesebut. Untuk itu dalam membuat target dan program kerja kita berdasarkan dari segmen market yang telah kita analisa melalui pesaing kita. Dan yang Ke Empat adalah mekakukan marget segnen, target segmen, dan program kerja secara fokus dan tuntas, hal ini merupakan poin yang memang kedengarannya mudah untuk dilaksanakan tetapi dalam kenyataannya kita terkadang memandang enteng kalimat ini sehingga kita selalu saja meleenceng atau keluar jalur yang kita sudah tetapkan. Kita harus konsisten terhadap apa yang kita sudah buat untuk kemajuan petusahaan yang kita pimpin dan di amanahkan.

Pesan Moral, bahwa apabila kita bekerja secara fokus (terukur dan terarah) maka keberhasilan ada di tangan kita. Sebagaimana Firman Allah SWTdalam surah QS. Al-Insyirah : 7  "Maka apabila kamu Telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain."

Semoga Bermanfaat

Wassalam, 30 april 2013
hattaalwi@hotmail.com

On Board Lion JT 691 to Kupang -  Surabaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar